Masyarakat Keluhkan Bau Limbah Karet PT Bangkinang Siap "Hengkang" dari Jalan Taskurun
AnalisaRiau.com, PEKANBARU - Keberadaan PT. Bangkinang Jalan Taskurun, Kelurahan Wonorejo Kecamatan Marpoyan Damai selaku pelaku usaha pabrik karet selama ini sangat dikeluhkan oleh masyarakat. Hal ini terkait bau limbah karet yang sangat menyengat.
Berdasarkan pengakuan pihak Managemen PT Bangkinang dalam hearing dengan Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, pihak perusahaan mengaku siap hengkang atau pindah dari lokasi padat penduduk tersebut.
Sementara terkait persoalan perizinan, wakil Managemen PT Bangkinang Yuliarman mengatakan pihaknya saat ini baru melakukan rekomendasi perpanjangan izin pada ditingakat RT/RW dan kelurahan saja, belum sampai pada tingkat kecamatan dan dinas terkait.
"Tentunya perpanjangan izin belum didapat dari pemerintah, izin kami akan habis pada tahun 2018 mendatang karena belum habis maka kami meminta rekomendasi untuk perpanjangan izin dari pemerintah.
Kami baru melakukan rekomendasi pada tingkat RT/RW dan kelurahan setempat. Tentunya sebanyak apapun rekomendasi yang kami peroleh jika pemerintah tidak mengeluarkan izin tentunya kami akan pindah," ujar Yuliarman usai hearing dengan komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Senin (13/3/2017)
Sementara terkait relokasi pabrik yang bergerak sejak tahun 1967 oleh pemerintah Kota Pekanbaru ini, pihak perusahaan mengaku siap untuk dipindahkan, namun pihak perusahaan meminta waktu selama 3 tahun untuk mempersiapkan segala sesuatunya.
"Selama 3 tahun itu kami minta untuk mempersiapkan bagian perbagian yang diperlukan mulai dari pabrik baru dan pengurangan-pengurangan produksi dan karyawan secara bertahap"
Namun jika perpanjangan izin tidak dikeluarkan oleh pemerintah Kota Pekanbaru dalam waktu tiga tahun ini, maka ada kosekuensi yang harus diterima.
"Jika perpanjangan izin dan permintaan waktu selama tiga tahun untuk mempersiapkan segala sesuatunya tidak didapatkan dari pemerintah. Maka akan terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 266 karyawan yang rata-rata warga tempatan," pungkasnya.*** (halloriau)
